Waspada, Usia Muda Kini Rentan Alami Sakit Jantung

Sebagian penderita jantung koroner terlambat datang ke dokter. Bahkan sekitar 30 persen dari seluruh pasien tidak menyadari menderita penyakit jantung koroner dan serangan jantung sebelumnya. Dengan kata lain, banyak orang melewati serangan jantung di rumah tanpa menyadarinya. Ini juga yang menyebabkan sekitar 10 persen dari penderita jantung tidak sampai ke rumah sakit atau meninggal di rumah.

 

"Namun, penyakit jantung koroner ini bisa kita dicegah. Bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga pernah sakit jantung wajib melakukan pemeriksaan kesehatan teratur. Tujuan pemeriksaan kesehatan itu untuk melihat faktor risiko, apakah orangnya hiperkolesterol, hipertensi, obesitas atau punya keluarga yang pernah menderita jantung. Setelah mengetahui faktor risiko, kemudian dikendalikan,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut dr Ismoyo menuturkan, selain medikal cek up, mengenali tanda-tanda awal juga penting. Jangan abaikan bila muncul gejala seperti flu. Segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat pengobatan atau mengendalikan faktor risikonya. Selain itu mulailah menerapkan pola hidup sehat, yaitu berhenti merokok, kurangi konsumsi garam, lemak, dan gula, perbanyak sayuran dan buah, diet sehat bila kegemukan, olah raga teratur, istrahat yang cukup serta kelola stres dengan baik.

 

“Jika memiliki riwayat keluarga yang pernah sakit jantung, sebaiknya gaya hidup  tidak sehat mulai ditekan sejak dini. Jangan lupa cek kesehatan secara berkala. Adapun empat faktor risiko yang tidak bisa dihindari, yaitu usia, kelamin, keturunan dan menopause. Makin tua usia risikonya pun lebih tinggi," kata dr Ismoyo. (dar)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top