Terkait dengan APBD pihaknya menyampaikan gambaran realisasi anggaran pendapatan , belanja daerah dan pembiayaan daerah tahun 2017. Dalam pendapatan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tabanan tahun 2017 sebesar Rp 1.872.012.462.937,50 (1,87 triliun rupiah) atau 97,83% dari target yang ditetapkan. Komponen Pendapatan Daerah Tabanan tahun 2017 terdiri dari PAD, Dana perimbangan dan lain-lain. “PAD realisasinya sebesar Rp 426.784.316.160,73 atau 426 miliar lebih, dana perimbangan realisasinya sebesar Rp 1.096.289.816.435,00 atau 1 triliun lebih dan lain-lain yang realisasinya sebesar Rp 348.938.330.341,77 atau 348 miliar rupiah lebih,” ungkapnya.
Sementara untuk belanja daerah tahun 2017 sebesar Rp 1.862.048.574.782,96 (1,8 triliyun) atau sekitar 85,24 persen dari total belanja sebesar Rp 2.184.423.902.722,87 (2,1 triliyun lebih) lebih yang terdiri dari realisasi belanja langsung sebesar Rp 745.754.021.935,14 (745 miliar lebih) dan realisasi belanja tidak langsung sebesar Rp 1.116.208.095.946,36 (1,1 triliun lebih). Kebijakan belanja daerah diarahkan untuk membiaya program-program unggulan Tabanan. (kdk)










