Vitamin A Berpengaruh Terhadap Kehamilan

   Dokter Agus yang juga akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa Denpasar ini menerangkan, kekurangan vitamin A saat hamil pun bisa terjadi di setiap trimester. Namun kondisi ini lebih sering ditemukan pada trimester akhir karena janin berkembang pesat di masa ini. Menurutnya, salah satu dampak kekurangan vitamin A saat hamil adalah xerophthalmia. Penyakit mata ini membuat kornea menjadi tebal dan kering secara bertahap. Xerophthalmia juga bisa menurunkan daya penglihatan, memicu kebutaan di malam hari, hingga kebutaan total.

   "Defisiensi vitamin A memang lebih umum terjadi pada trimester akhir kehamilan. Namun tidak menutup kemungkinan untuk muncul di trimester awal. Pasalnya, janin sudah membutuhkan vitamin A sejak awal perkembangannya. Vitamin A dibutuhkan untuk perkembangan berbagai organ dan sistem dalam tubuh janin, dari jantung, sistem saraf, hingga sistem pernapasan. Oleh karena itu, kekurangan vitamin ini pada awal-awal kehamilan bisa saja menyebabkan keguguran. Seiring dengan pertumbuhan janin, kekurangan vitamin A juga berpotensi memicu terganggunya proses perkembangan janin sehingga cacat lahir," paparnya.

   Dokter Agus menambahkan, Ibu hamil bisa mencukupi kebutuhan vitamin A dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A. Makanan tersebut umumnya berupa buah-buahan dengan warna oranye atau kuning, serta sayuran hijau.

   "Selain sumber nabati tersebut, para Ibu hamil pun bisa mendapatkan vitamin A melalui konsumsi bahan makanan hewani seperti hati. Misalnya, hati sapi dan hati ayam. Hati adalah makanan yang sangat kaya akan vitamin A. Namun cukup konsumsi 1-2 kali saja per bulan selama kehamilan, untuk memastikan ibu hamil tidak kelebihan vitamin A," katanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top