Visi Khusus KKN Tematik UPMI 2022 di Desa Apuan, Susut, Bangli

“KKN ini merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagian pegabdian masyakarakat ini, untuk membangkitkan kearifan lokal,” jelas Suarta.

 Save as PDF

PEMBUKAAN KKN Tematik UPMI 2022 di Balai Desa Apuan, Susut, Kabupaten Bangli, Senin (28/11).

 

BANGLI – fajarbali.com | Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendukung penuh pengembangan objek wisata berbasis kearifan lokal di Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Dukungan itu dibuktikan dengan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.

UPMI atau Mahadewa University ini melibatkan 255 mahasiswa, dari Prodi BK, PBID, Biologi, Ekonomi, PJKR, Matematika, Sejarah, Sendratasik, Seni Rupa dan Teknik Informatika. KKN Tematik tahun 2022 ini dibuka Rektor UPMI Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum., Senin (28/11).

Suarta menjelaskan, kegiatan selama KKN, meliputi peningkatan pemahaman warga tentang kearifan lokal yang dimiliki, melalui pembelajaran formal di sekolah, sehingga masyarakat mampu merawat, melestarikan, dan mengembangkan kearifan lokal yang ada.

Kemudian mempromosikan kearifan lokal berbasis teknologi informasi, dan memberdayakan potensi yang ada di masyarakat untuk mendukung pengembangan desa wisata. Program KKN tematik yakni Etno Science, Etnic Tourism, seminar/workshop/pelatihan, pembangunan fisik, hingga penelitian dosen berkolaborasi dengan mahasiswa.

“KKN ini merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagian pegabdian masyakarakat ini, untuk membangkitkan kearifan lokal,” jelas Suarta.

Mengingat kehidupan masyarakat Bali berbasis budaya, dan buah dari pelestarian itu adalah pariwisata. Dikatakan, KKN di desa ini merupakan janji untuk membantu menuntaskan rencana pembangunan.

“KKN ini untuk menggali dan membangkitkan potensi yang ada di Desa Apuan. Kemudian kami angkat, dipublikasikan agar terkenal, sehingga masyarakat tahu potensi kearifan lokal yang dimiliki di desa ini,” ujarnya. 

Menurutnya, terdapat beberapa potensi yang akan diangkat. Mulai dari Tibu Mana, Tirta Empul, Seni Arja, serta potensi lainnya. “Lokasi desa ini juga sangat strategis. Dekat dengan Desa Penglipuran maupun Kintamani,”  pungkasnya.

Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali IGB Arthanegara menambahkan, melalui KKN ini mahasiswa belajar dan terjun ke masyarakat.

“Kenapa kami pilih pedesaan, karena kita ingin mahasiswa menyatu dengan masyarakat. Dengan terjun langsung, mereka tidak akan lupa tentang pengalaman yang mereka dapatkan,” harapnya.

Camat Susut, I Dewa Putu Apriyanta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UPMI karena telah melakukan KKN selama satu bulan, hingga 30 Desember 2022.

Pihaknya berharap dengan Baksos UPMI di Juli 2022 yang dilanjutkan dengan KKN ini berlangsung lancar dan aman, serta menjaga ketertiban. “Buatlah kenangan yang baik untuk  warga desa maupun mahasiswa KKN,” kata dia. (Gde)

 Save as PDF

Next Post

Lobster Mulai Bermunculan, Nelayan Lebih Nikmati Tangkapan

Rab Nov 30 , 2022
Dikatakan, setiap paginya saat musim Lobster, pengepul sudah menunggu di pantai untuk membeli Lobster. Dikatakan pula, harga Lobster pernah mencapai Rp 550 ribu per kilonya, saat hasil tangkapan minim dan kebutuhan di restoran tinggi. Sedangkan harga terendah perkilonya di kisaran Rp 300 ribu. "Ya, dapat tangkapan Lobster, seperti mendapat rejeki nomplok, kami bersyukur ada terumbu karangnya," jelasnya.
IMG-20221130-WA0028-70b41aa6

Berita Lainnya