Usung Semangat #Cari_Aman, Astra Motor Bali Ajarkan Kesadaran Berlalu Lintas Sejak Dini

26-08-28_15-52-24-331
Astra Motor Bali gandeng BNNK edukasi safety riding 120 pelajar SMP di Badung. (Astra Motor Bali)

MANGUPURA-fajarbali.com | Astra Motor Bali terus menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menanamkan kesadaran keselamatan berkendara (safety riding) sejak usia dini. Berlokasi di Mie Kober pada Kamis (27/8/2026), sebanyak 120 siswa SMP Negeri se-Badung berkumpul mengikuti pelatihan interaktif. Kegiatan edukatif ini digelar berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung melalui program Nak Muda Berkarya, serta didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengingat para peserta masih di bawah umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), fokus materi difokuskan pada peran vital mereka sebagai pembonceng. Pemahaman mendasar mengenai perlengkapan wajib berkendara dan etika lalu lintas disajikan secara cermat. Astra Motor Bali ingin memastikan bahwa edukasi keselamatan tidak hanya menyasar para pengendara di jalan raya, melainkan juga mencakup para pembonceng agar tercipta perlindungan yang menyeluruh.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menegaskan pentingnya pembekalan prinsip dasar safety riding meski para pelajar belum diperbolehkan membawa sepeda motor sendiri. Menurutnya, pembonceng memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga keselamatan di jalan saat bepergian bersama keluarga.

“Pada usia SMP, mereka memang belum memiliki SIM sehingga edukasi yang kami berikan lebih banyak menekankan bagaimana memahami kelengkapan berkendara yang wajib dipenuhi dan bagaimana menjadi pembonceng yang aman. Safety riding bukan hanya tanggung jawab pengendara, tetapi pembonceng juga perlu memahami konsep #Cari_Aman,” tegas Yosepth Klaudius.

Dalam sesi edukasi, para siswa diajak mengenali fungsi krusial dari alat pelindung diri, seperti helm standar untuk melindungi kepala dari dampak benturan fatal, serta jaket yang berfungsi menjaga tubuh dari angin, suhu dingin, dan cuaca ekstrem. Tidak sekadar teori formal, peserta juga dilatih untuk membangun kedisiplinan lalu lintas serta memupuk kepedulian untuk saling mengingatkan anggota keluarga terdekat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

BACA JUGA:  Pentingnya Memperhatikan Kondisi Ban Saat Berkendara di Musim Penghujan

Penyampaian materi dikemas secara hidup dan komunikatif melalui diskusi dua arah, kuis interaktif, serta kompetisi yel-yel antar-sekolah. Sebagai bentuk apresiasi dan aksi nyata kampanye keselamatan, seluruh peserta dibekali jaket eksklusif #Cari_Aman. Pembagian jaket ini diharapkan menjadi simbol sekaligus pengingat aktif bagi para pelajar untuk terus menerapkan budaya aman berkendara di lingkungan sekitarnya.

Pengalaman berharga ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Ardila Putri, siswa SMP Negeri 2 Badung. Ia mengaku sangat antusias karena mendapatkan pemahaman baru yang aplikatif mengenai etika dan keselamatan berboncengan.

“Saya sangat senang mengikuti edukasi dari Honda. Ilmu yang didapatkan juga banyak. Sekarang kami lebih memahami arti penting kelengkapan berkendara dan bagaimana menjadi pembonceng yang aman,” ungkap Ardila Putri.

Melalui integrasi program Nak Muda Berkarya yang menggabungkan kampanye antinarkoba dan keselamatan berkendara, Astra Motor Bali optimistis pesan-pesan positif ini dapat tersampaikan secara efektif. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Badung yang tidak hanya kreatif dan bebas narkoba, tetapi juga menjadi pelopor budaya berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab dengan semangat #Cari_Aman. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top