Usai Kunjungan Kejagung ke Bali, Kajati Sumedana Dipindah ke Sumsel

u5-IMG-20250522-WA0092
Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr Ketut Sumedana.Foto/dok

DENPASAR-Fajarbali.com|Belum genap sebulan disinggung Kepala Kejaksan Agung, ST Burhanuddin terkait minimnya penanganan kasus korupsi di Kejaksaan Tinggi Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali Dr Ketut Sumedana dimutasi.

Sebagai gantinya, Burhanuddin menunjuk Chatarina Muliana Girsang sebagai Kejati Bali Sedangkan Ketut Sumedana menempati posisi baru sebagai Kajati Sumatera Selatan.

Pergeseran ini berdasarkanKeputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 854 Tahun 2025 tanggal 13 Oktober 2025. Diketahui, mutasi jabatan merupakan bagian dari perombakan besar di tubuh Kejaksaan Agung yang mencakup puluhan jaksa berbagai daerah.

Sementara calon Kejati Bali, Chatarina sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Ahli Utama pada Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung dan juga dikenal sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bali, Putu Agus Eka Sabana Putra, dikonfirmasi Selasa (14/10) kemarin, membenarkan adanya rotasi sejumlah pejabat, baik di tingkat Kejati maupun Kejari di Bali.

Kata dia, mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan promosi jabatan yang lazim dilakukan di lingkungan Kejaksaan Agung. “Kalau alasan promosi, karena itu bagian dari organisasi rutin. Jadi promosi itu suatu hal yang rutin dikerjakan, menyegarkan personel namun juga menyesuaikan dengan jenjang karier,” jelasnya.

Ia menyebut, selain pejabat di Kejati Bali, pergeseran juga terjadi di beberapa Kejaksaan Negeri (Kejari), di antaranya Kejari Bangli, Kejari Denpasar, dan Kejari Karangasem. Bahkan dirinya sendiri turut bergeser ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka promosi jabatan sebagai koordinator.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top