"Saya katakan kami tertinggal, karena sejak berubah status dari IKIP PGRI menjadi universitas tahun 2020, kami mengulang lagi. Seolah seperti lahir kembali. Peringkat juga jauh. Nah sekarang berangsur naik, rangking 200-an nasional, dan merangkak klaster madya," kata Suarta didampingi Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, SH., MH., M.Pd.
Begitupun soal penyelenggaraan kegiatan, Suarta mengaku siap menjadi tuan rumah untuk setiap kegiatan karena fasilitas, sarana dan prasarana memang mendukung.
Dengan mengelola Fakultas Teknik dan Informatika, terdiri dari Program Studi Teknik Informatika (S1) dan
Program Studi Sistem Informasi (S1), Suarta optimis sivitasnya dengan cepat menyerap ilmu dari narasumber kemudian mengaplikasikannya. (Gde)










