Unwar Kini Punya 19 Profesor setelah Prof. Pasek Mangku dan Prof. Kasni Dikukuhkan

IMG-20260310-WA0003-1
Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. Gde Suranaya Pandit, MP. (tengah) mendapingi dua guru besar tetap baru Prof. Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P., dan Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Kasni, M.Hum.

DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menambah jajaran profesor setelah mengukuhkan dua guru besar tetap, yakni Prof. Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P., dan Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Kasni, M.Hum. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., berlangsung di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Selasa (10/3/m)

Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. mengatakan, pengukuhan dua guru besar ini menjadi kado istimewa bagi kepemimpinannya yang genap tiga tahun sebagai rektor. Dalam periode itu, Unwar berhasil melahirkan 11 guru besar.

Menurutnya, dengan pengukuhan ini jumlah profesor di Unwar kini mencapai 19 orang. Prof. Mangku menjadi guru besar ke-18, sementara Prof. Kasni tercatat sebagai guru besar ke-19.

Rektor menilai hal ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi Universitas Warmadewa sebagai kampus swasta. Kehadiran para guru besar akan memperkuat nuansa akademik dan mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, termasuk dalam upaya internasionalisasi kampus.

"Capaian guru besar juga memberikan penghargaan tersendiri bagi dosen yang berhasil meraih jabatan akademik tertinggi tersebut, termasuk tunjangan kehormatan dari negara serta perpanjangan usia pensiun hingga 70 tahun," ujar dia.

Rektor juga menyebut, Unwar tengah menyiapkan sejumlah kandidat guru besar lainnya sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas akademik menuju target go global pada 2034.

Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. turut menyampaikan apresiasi atas pengukuhan dua profesor tersebut. Prof. Mangku dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang keilmuan Pengolahan Teknologi Hasil Pertanian dari Fakultas Pertanian, sedangkan Prof. Kasni sebagai guru besar dalam bidang Analisis Wacana dari Fakultas Sastra.

BACA JUGA:  Unhi Berpartisipasi dalam Upaya Pemurnian Air Danau Batur

“Penambahan dua guru besar ini diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat kontribusi Universitas Warmadewa bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., menilai capaian tersebut menunjukkan peningkatan kualitas dosen di Unwar. Ia menekankan, guru besar tidak hanya menjadi puncak karier akademik, tetapi juga awal tanggung jawab baru untuk menghadirkan riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

“Guru besar harus menjadi menara air, bukan menara gading. Artinya ilmu pengetahuan yang dimiliki harus mengalir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Prof. Pasek Mangku mengaku bersyukur dapat mencapai jabatan akademik tertinggi tersebut. Menurutnya, pencapaian guru besar justru membawa tanggung jawab lebih besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan menerapkannya bagi masyarakat.

Ia menegaskan riset yang dilakukan harus memberi manfaat nyata, termasuk dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi pengolahan hasil pertanian.

Sementara itu, Prof. Ni Wayan Kasni menyatakan akan terus berkiprah dalam dunia pendidikan dan pengembangan riset, khususnya di bidang analisis wacana.

Dosen yang mulai mengajar di Universitas Warmadewa sejak 1994 itu juga aktif di kancah internasional sebagai visiting professor di Central Mindanao University, Filipina.

“Ke depan saya ingin terus mengembangkan riset yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional sesuai visi Universitas Warmadewa untuk go ASEAN dan kemudian go global,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top