Langkah tersebut sejalan dengan fokus Danantara Indonesia dalam memperkuat praktik bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, pengelolaan aset yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di Telkom Regional III, kami memandang bahwa setiap aktivitas operasional harus memberikan nilai tambah bagi wilayah tempat kami hadir. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan," ujar EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto, dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Kamis (6/8).
Sejalan, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. Karena itu, TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Gunawan.
Pemilihan Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara sebagai lokasi penanaman didasarkan pada kondisi kawasan pesisir yang terdampak abrasi dan membutuhkan rehabilitasi ekosistem mangrove sebagai pelindung alami garis pantai. Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanam bersama masyarakat, pemerintah setempat, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.










