"Investasi kami di bidang AI kini mulai menunjukkan kontribusi bisnis yang nyata. Kami juga terus membangun kapabilitas untuk menjawab tingginya kebutuhan akan infrastruktur dan solusi AI, baik di Indonesia maupun di kancah global. Pada akhirnya, tujuan kami tetap sama, yaitu memberdayakan Indonesia. Kami ingin memastikan teknologi semakin mudah diakses, sekaligus mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan maupun perekonomian secara luas," imbuh Vikram Sinha.
Memanfaatkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Akselerasi Pertumbuhan AI
Berlandaskan fondasi bisnis konektivitas yang kuat, Indosat terus mengakselerasi bisnis AI dan melangkah lebih jauh dari sekadar investasi infrastruktur guna menciptakan nilai komersial yang nyata. Pendapatan Solusi Indosat Ai Cloud tercatat mencapai USD50 juta pada sembilan bulan pertama di 2026, melampaui pendapatan sebesar USD28 juta yang dibukukan sepanjang 2025.
Pendapatan ini diperkirakan akan mencapai USD100 juta pada akhir 2026, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap komputasi AI dan layanan cloud. Momentum ini menunjukkan bagaimana investasi teknologi Indosat telah menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan mesin pertumbuhan berbeda di samping bisnis inti telekomunikasinya.
Ambisi Indosat bukan sekadar menghadirkan produk AI maupun aset infrastruktur secara terpisah. Perusahaan tengah membangun ekosistem AI full-stack terintegrasi yang memadukan konektivitas, infrastruktur fiber, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi enterprise. Langkah ini bertujuan untuk menjawab peningkatan permintaan terhadap AI, baik di dalam maupun pasar global.









