Trah Puri Agung Peliatan, Terpanggil Lanjutkan Pengabdian

Cok Dewi

Meski demikian, perannya sebagai gadis puri tidak pernah ditanggalkan. Orangtuanya terus menyelipkan pesan bagiamana seharusnya laku orang puri yang dijadikan panutan masyarakat.

Makanya, Cok Dewi dilatih bagaimana berbahasa alus singgih, menari, dan menjaga tradisi Bali. "Meski hidup di luar (Bali), kami tetap menjalankan tata krama puri dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Dalam berbagai wadah organisasi yang digawanginya pula, Tjok Dewi telah banyak melakukan sesuatu untuk masyarakat, seperti menyalurkan sembako, alat pelindung diri saat pandemi Covid-19 hingga pelayanan kesehatan.

Kepeduliannya terhadap adat, budaya, tradisi juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Hanya saja ia tak ingin mengekspose terlalu luas. "Saya bukan siapa-siapa tapi ada di mana-mana. Untuk masyarakat," tegasnya.

Dia yakin bahwa masih banyak pemilih yang tidak berorientasi uang. Pemilih berdasarkan hati nurani. Pemilih seperti itulah yang disasarnya.

"Saya tetap optimis meraih satu kursi. Semoga lolos hingga penetapan," harapnya. Cok Dewi tetap memegang prinsip 'low profile', sederhana, jujur dan meneruskan semangat perjuangan sang kakek. "Salam Indonesia Raya. Gerindra Menang. Prabowo Presiden," pekiknya.

Saat ini, ia tercatat sebagai Bendahara Pemuda Panca Marga (PPM) Bali, Forum Pembauran Kebangsaan, Gerakan Wanita sejahtera, Pengurus Lemkari Gianyar, Perpina Gianyar Perempuan Pemimpin Indonesia,  Penasehat DPD Gerindra Bali, Pengurus Perempuan Indonesia Raya, Bali, dan Penasehat Pensiunan Pejuang Indonesia Raya. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top