
drh. Tjokorda Istri Dewi Sri Djayanti, RFP, AFA., MAP.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | April telah berlalu. Namun semangat kebangkitan kaum perempuan tetap membara sepanjang hari, bulan dan tahun. Perjuangan dan pengabdian kaum perempuan tidak mengenal waktu.
Demikian spirit salah satu trah Puri Agung Peliatan, Ubud, Gianyar, drh. Tjokorda Istri Dewi Sri Djayanti, RFP., AFA., MAP. Cok Dewi--sapaannya, memantapkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Bali dapil Gianyar pada Pemilu serentak 2024 mendatang.
Cok Dewi pun telah mengikuti tahapan fit and proper tes di kantor DPD Gerindra Bali, belum lama ini. Bergabung sejak 2009, Putri dari pasangan Tjokorda Bagus Djaya dengan AA Ayu Ngurah Astuthi ini tergolong kader senior pada partai besutan Prabowo Subianto itu.
Meski pernah gagal melenggang ke Senayan di Pileg 2019 lalu dari partai yang sama, tidak membuatnya kapok apalagi depresi. Ini karena komitmen dan politik bersih yang dilakoninya.
"Saya tidak menggunakan politik uang," tegas perempuan yang akrab juga dipanggil Cok Sri, ditemui di Denpasar, Senin (1/5/2023).
Peran aktifnya di berbagai organisasi dijadikan modal utama merenggut kepercayaan publik. Jiwa gemar berorganisasi dan mengabdi ini, ia klaim berasal dari DNA leluhurnya.
Sang kakek dari ayah merupakan seorang Pejuang 45 dari Puri Agung Peliatan. Sementara kakek dari ibunya adalah Raja Puri Karangasem, AA Anglurah Ketut Karangasem.
Pengalaman hidup dari kecil yang berpindah-pindah mengikuti tugas orangtuanya, juga turut membentuk karakternya sebagai orang yang peduli sesama. "Saya lahir dan pernah tinggal di Jakarta, lalu pindah ke Australia," kenangnya.










