
Sekda Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak
SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, beberapa hari yang lalu. Ada sebanyak 50 kepala keluarga (kk) yang diberikan bantuan berupa sembako dan alat-alat memasak. Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd secara simbolis.
Sebelumnya, Desa Banyupoh diterjang banjir bandang pada hari Sabtu (11/2) lalu. Akibatnya sebanyak 50 KK di Desa tersebut terkena dampaknya. Selain itu, ada beberapa kelompok tani dan Pura yang ikut rusak akibat banjir bandang tersebut.
Ditemui usai menyerahkan bantuan, Sekda Gede Suyasa mengatakan, banjir ini merupakan banjir kiriman dari perbukitan. Sehingga menurutnya, ini perlu menjadi antisipasi dari BPBD untuk menanggulangi banjir bandang di kawasan tersebut."Ini juga perlu kerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Bali karena ini kan termasuk kawasan hutan sehingga bisa diantisipasi sekiranya dari sini sudah terdeteksi adanya banjir maka masyarakat dibawah sudah lebih awal tahu," katanya.
Disisi lain, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menginstruksikan agar dinas terkait menaruh alat berat di titik rawan bencana. Bencana yang terjadi memang tidak dapat di prediksi, namun memitigasi bencana menurut Pj Bupati Ketut Lihadnyana menjadi penting. Tak kalah penting adalah melakukan tindakan pencegahan.“Yang paling penting adalah sebelum bencana itu terjadi apa yang harus dilakukan. Kadang kala kita selalu menggunakan manajemen pemadam kebakaran,”ujarnya.










