Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari.
Selain itu, gerakan bersih-bersih di Pura Beji Banjar Apuan juga dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembukaan jalur akses menuju wisata air terjun yang tengah dirancang oleh masyarakat setempat.
Diharapkan dengan pembukaan jalur tersebut, kawasan Banjar Apuan dapat menjadi salah satu tujuan wisata yang ramah lingkungan dan terjaga kebersihannya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Hal ini terlihat dari antusiasme warga yang secara sukarela terlibat langsung dalam kegiatan bersih-bersih, mulai dari memotong rumput, menyapu area pura, membersihkan sampah, hingga membantu proses penyerahan sarana dan prasarana kebersihan.
Kelian Banjar Apuan, I Wayan Diatmika, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Unmas Denpasar ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta meningkatkan rasa gotong royong antarwarga.
“Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan perhatian dari adik-adik mahasiswa Unmas Denpasar. Kehadiran mereka benar-benar memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk semakin peduli dengan kebersihan lingkungan. Kami harap positif seperti ini dapat meningkatkan kerjasama masyarakat serta mahasiswa,” ujar Kelian Banjar
Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan kedepannya masyarakat Banjar Apuan dapat terus melanjutkan kegiatan bersih-bersih secara rutin sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan sehat.










