Selain itu, Suyasa kembali mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19. Ia mengatakan, semakin disiplin mengikuti protokol kesehatan, semakin cepat pandemic ini akan berakhir.”Pola Hidup Bersih (PHBS) merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. Mari kita bersama-sama meningkatkan upaya ini semua, dan kita bersatu melawan covid-19 di Kabupaten Buleleng,”pungkasnya. Sementara itu, data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif di Buleleng secara kumulatif berjumlah 42 orang, dengan rincian pasien yang di rawat di Buleleng hanya 15 orang dan sudah dinyatakan sembuh 21 orang. Pasien yang dirujuk ke Denpasar sebanyak 6 orang dan pasien terkonfirmasi positif yang dirawat diluar Buleleng berjumlah 8 orang.
Sementara data yang dihimpun perkembangan Covid 19 yang ada di Kabupaten Buleleng dimana Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 95 orang yang terdiri dari ODP yang masih dipantau 2 orang, ODP yang sudah selesai masa pantau berjumlah 93 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 731 orang dan sudah selesai masa pantau 445 orang, karantina mandiri 285 orang dan karantina di RS Pratama Giri Emas 1 orang. Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).
Secara kumulatif berjumlah 2.989 orang dengan rincian 2.669 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 320 orang, terdiri dari pekerja kapal pesiar 177 orang, TKI lainnya terdapat 76 orang, WNA tetap 1 orang, pulang dari luar negeri 3 orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 63 orang. (ags).










