Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026

IMG-20261021-WA0011
Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine dan Komisaris Independen Telkom Ira Noviarti serta Rofikoh Rokhim berfoto bersama jajaran pemimpin perempuan sektor teknologi dalam sesi Tea Talk with Minister pada rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar. (foto: ist)

*Berlangsung 19-23 Oktober, BTW 2026 buka ruang kolaborasi dan inovasi lebih luas bagi pelaku industri.

DENPASAR-fajarbali.com | Telkom Indonesia menegaskan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi digital dan penguatan kedaulatan teknologi Indonesia melalui sesi Women Tech Founder, Tea Talk with Minister pada rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, pada Senin (19/10).

Dalam sesi ini, Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine serta dua Komisaris Independen Telkom, Ira Noviarti dan Rofikoh Rokhim, bersama jajaran pemimpin perempuan di sektor telekomunikasi digital membahas kepemimpinan strategis, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas digital dalam menjawab kebutuhan industri serta memperkuat daya saing nasional.

Penguatan kedaulatan teknologi (sovereign technology) membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi, serta kapabilitas teknologi yang mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.

Dalam konteks tersebut, TelkomGroup memiliki infrastruktur digital yang mendukung transformasi industri nasional, sementara kepemimpinan perempuan turut memperkaya perspektif dalam pengambilan keputusan strategis dan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyampaikan, peran perempuan menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi TelkomGroup.

"Keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dapat memperkaya perspektif, mendorong inovasi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan," kata Veranita.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top