Tidak Sekadar Meluluskan, UPMI Juga Kawal Karier Lulusannya

UP1

“Jangan bersikap stagnan. Lakukan koreksi diri, jangan malas, apalagi saat ini berada di jaman teknologi. Kemudian, harus mampu menjadi contoh dan bukan memberikan contoh. Tindakan dan ucapan harus sesuai sehingga terwujud makna dari seorang guru yang patut digugu dan ditiru. Digugu ucapannya, ditiru tindakannya,” pintanya.

Pembekalan ini diharapkan mendongkrak rasa percaya diri lulusannya guna menghadapi persaingan yang makin ketat di era teknologi. Ia menyampaikan, rencananya peserta pembekalan pengembangan karier yang terdiri dari program sarjana dan magister akan diwisuda 4 September 2024 mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Karir (PPK) UPMI, Luh Putu Swandewi Antari, SH., MH., mengatakan, total seluruh mahasiswa yang mengikuti pembekalan ini sebanyak 162 orang. Terdiri dari mahasiswa S1 sebanyak 152 orang dan S2 10 orang.

“Kami mendatangkan narasumber akademisi, wirausaha dan juga Program Profesi Guru (PPG). Pembekalan ini juga agar para calon wisudawan mengenal tentang digital, sehingga begitu masuk dunia kerja maka mereka akan siap,” ujarnya.  

Pihaknya juga mengungkapkan telah menyiapkan lowongan kerja yang bisa diakses di media sosial. Salah satunya di Instagram. “Ada juga WhatsApp Group untuk informasi lowongan pekerjaan. Ada juga di sistem Siakad, yang juga di-share lowongan pekerjaan,” tandasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan “treacer study” untuk mengukur masa tunggu mendapatkan pekerjaan, sehingga menjadi evaluasi. Namun berdasarkan “treacer” dari tahun ke tahun, seluruh alumni UPMI Bali telah terserap atau membuka peluang usaha sendiri.  

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top