Lebih lanjut, Agus Dwiatmika menjelaskan bahwa penyelenggaraan event bertaraf internasional seperti AirAsia RedRun sejalan dengan visi untuk memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi yang mampu mengakomodasi berbagai kegiatan skala global dengan standar keamanan, kenyamanan, dan kualitas yang tinggi. “Dukungan infrastruktur terintegrasi, sistem keamanan 24 jam, pengelolaan kawasan yang berkelanjutan, serta aksesibilitas ke berbagai akomodasi bintang lima menjadikan The Nusa Dua lokasi yang ideal untuk event semacam ini,” jelasnya.
Kehadiran AirAsia RedRun diyakini akan memberikan dampak positif yang luas bagi industri pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, termasuk para pelaku ekonomi kreatif di sekitar kawasan The Nusa Dua. Event ini diharapkan tidak hanya menarik wisatawan untuk berpartisipasi dalam lomba lari, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Melalui dukungan kawasan yang telah kami kelola secara profesional dan berstandar internasional, kami optimistis AirAsia RedRun dapat memberikan pengalaman berlari yang tak terlupakan bagi para peserta, baik dari dalam maupun luar negeri,” ucap Agus Dwiatmika seraya berharap agar kolaborasi semacam ini dapat terus ditingkatkan di masa depan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pariwisata Bali secara keseluruhan.
Dengan atmosfer kawasan yang tertata eksklusif, didukung oleh kemudahan akses dan konektivitas, The Nusa Dua sekali lagi membuktikan diri sebagai panggung yang ideal untuk event internasional. Keberhasilan penyelenggaraan AirAsia RedRun 2025 tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga semakin memperkaya pengalaman destinasi bagi para peserta, wisatawan, dan komunitas lari dari berbagai penjuru dunia. (M-001)










