Pasalnya, penyidik sudah memiliki bukti yang cukup untuk menjerat tersangka IWS dalam pasal Persetubuhan Terhadap Anak yang terkandung dalam Pasal 81 KUHP ancaman 15 tahun penjara. "Bukti bukti sudah cukup dari mulai keterangan saksi-saksi, barang bukti untuk menjerat tersangka," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, IWS ditangkap Polisi dirumahnya di Dalung Permai Badung, pada Sabtu (22/2/2020). Menyusul laporan pencabulan yang dilakukan terhadap mantan anak miridnya Mawar (16) yang saat itu duduk dibangku kelas 6 SD di wilayah Kuta Utara. Korban mengaku dicabuli sejak SD hingga masuk dibangku kelas 1 SMA. Pencabulan itu tidak hanya terjadi di ruang kepsek saja tapi di ruang less dan di ajak ke penginapan. (hen)










