“Kami menyiapkan pakta integritas dan kontrak kinerja agar Rektor bisa fokus pada target capaian kinerja yang telah ditetapkan. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk profesionalisasi tata kelola di UNHI sehingga ke depan bisa menjadi kampus unggul, tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional,” paparnya.
Rektor terpilih yakni Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, SE, M.Si, berterimakasih karena telah diberikan kepercayaan memimpin UNHI empat tahun ke depan sejak dilantik 10 Januari 2026.
Ia mengaku siap melakukan transformasi di UNHI, terutama peningkatan kualitas tata kelola baik secara akademik maupun non akademik. Ia menargetkan pada empat tahun ke depan memimpin UNHI, terwujud good university governance berbasis Dharma di UNHI.
“Saya akan bekerja keras mewujudkan Visi, Misi, Strategi Pengembangan dan Program Kerja yang telah saya sampaikan di depan Pansel dan saat debat terbuka. Tentu semua ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh Rektor, melainkan oleh Tim dengan kerja kolaboratif,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa terpilihnya menjadi Rektor UNHI masa Bhakti 2026-2030 bukanlah sebuah kemenangan, melainkan tugas dan amanat dari Badan Penyelenggara yang mesti diemban dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Calon Rektor yang lolos tiga besar, yakni Dr. I Komang Gede Santhyasa, ST., MT, dan Dr. Drs. I Putu Sarjana, M.Si. menyampaikan selamat kepada Rektor terpilih.
Meskipun belum terpilih, keduanya mengapresiasi proses pemilihan Rektor UNHI yang dinilainya sangat profesional dan terbuka. Harapannya, proses yang profesional, transparan dan obyektif ini terus dilakukan di masa yang akan datang.










