Terinspirasi Perjuangan Sang Kakek

COk Dewi

Foto: drh. Tjokorda Istri Dewi Sri Djajanti, RFP., AFA., MAP.

 

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Darah pejuang Tjokorda Gde Rai mengalir di tubuh salah satu cucu perempuannya, drh. Tjokorda Istri Dewi Sri Djajanti, RFP., AFA.,MAP. Tjokorda Gde Rai merupakan seorang pejuang kemerdekaan Indonesia asal Puri Ageng Peliatan, Ubud yang gugur dalam sebuah kontak senjata dengan pihak Belanda di Kedewatan, Ubud, 10 November 1946 silam.

Namanya abadi. Terukir di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, TPM Gianyar hingga sebuah tugu di Kedewatan, tempatnya menghembuskan napas terakhir. Jasanya juga abadi dalam kenangan penerus bangsa.

Setelah Indonesia merdeka dari jajahan bangsa lain? Lantas perjuangan seperti apa yang bakal dipilih Tjokorda Istri Dewi Sri Djajanti?

Dikonfirmasi di Denpasar, Jumat (20/10/2023), Tjok Dewi, sapaannya, memilih berjuang di jalur legislatif. Tjok Dewi sudah terdaftar sebagai calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Bali dapil Kabupaten Gianyar untuk Pemilu 2024 mendatang.

Tjok Dewi menggunakan Gerindra sebagai kendaraan politik. Partai yang turut ia besarkan sejak 2009. "Saya atas nama pribadi memohon doa restu kepada masyarakat," kata Tjok Dewi.

Sejak remaja, Tjok Dewi, mengaku sudah aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Status "darah birunya" tak lantas membuatnya jaga jarak dengan masyarakat. Justru status sebagai orang puri itu, membuatnya rendah diri.

Berkat jaringan yang ia miliki, ia juga aktif melakukan gerakan sosial berbagi ke seluruh wilayah Bali. Namun jarang diekspos karena ia memilih bekerja dalam diam serta ikhlas.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top