DENPASAR-fajarbali.com | Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menambah sumber daya manusia bergelar doktor. Dosen FKIK Unwar, dr. Pande Ayu Naya Kasih Permatananda, M.Biomed., resmi meraih gelar Doktor Ilmu Biomedis di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor terbuka di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar, Selasa (2/6).
Dalam ujian tersebut, Naya Kasih berhasil meraih predikat cumlaude dengan disertasi berjudul “Pengaruh Ekstrak Etanol Tulsi (Ocimum tenuiflorum) terhadap Kadar Glukosa Darah, Malondialdehida, Superoksida Dismutase, Tumour Necrosis Factor-Alpha, dan Kerusakan Hepar Tikus (Rattus norvegicus) Model Diabetes yang Diinduksi Streptozotosin.”
Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak etanol tulsi memiliki potensi signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan kadar enzim antioksidan superoksida dismutase (SOD), menurunkan kadar malondialdehida (MDA) dan TNF-alpha, serta menghambat progresivitas kerusakan hati pada model diabetes.
Menurut Naya Kasih, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu farmakologi dan kedokteran herbal, sekaligus menjadi dasar penelitian lanjutan untuk pengembangan tulsi sebagai kandidat terapi pendukung dalam pencegahan maupun penghambatan komplikasi diabetes.
Ia menjelaskan ketertarikannya meneliti tulsi berawal dari riset tanaman herbal yang telah dilakukan sejak 2019. Melalui berbagai penelitian terhadap lebih dari 100 tanaman herbal yang dimanfaatkan masyarakat Bali, tim peneliti akhirnya menemukan potensi besar pada tanaman tulsi.










