Rektor menyebut, dengan tambahan 10 Guru Besar tersebut, kini total Guru Besar di lingkungan Unud mencapai 255 orang. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan pengukuhan sebelumnya pada Desember 2025 yang mengukuhkan 7 Guru Besar.“Angka ini akan terus bertambah. Saat ini terdapat potensi besar dari para dosen dengan jabatan Lektor Kepala untuk segera mencapai Guru Besar,” ungkapnya.
Berdasarkan data SDM, dari total 1.670 tenaga pendidik di Unud, sebanyak 275 orang telah bergelar doktor dengan jabatan Lektor, serta 229 orang menjabat Lektor Kepala. Hal ini dinilai menjadi modal kuat untuk meningkatkan jumlah profesor di masa mendatang.
Selain itu, sebaran Guru Besar di masing-masing fakultas menunjukkan kontribusi yang beragam, dengan Fakultas Teknik menjadi penyumbang terbesar, diikuti Fakultas Kedokteran, Pertanian, dan Ilmu Budaya.
Rektor menegaskan, menjadi Guru Besar bukan hanya pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi masyarakat.
“Kontribusi para Guru Besar sangat dinantikan, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan maupun dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap para Guru Besar yang baru dikukuhkan dapat menjadi teladan serta mampu menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berprestasi dan meraih jabatan akademik tertinggi.
Dengan bertambahnya Guru Besar, pihaknya optimistis dapat terus meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. (rel*)










