Sedangkan, dalam waktu singkat, berkat kesigapan Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, keadaan ini sudah dapat diatasi dengan baik dan tidak berdampak sama sekali terhadap keberadaan destinasi wisata di Bali, dan di Denpasar khususnya.
Namun _good news_ biasanya lebih lambat penyebarannya, sehingga _up dating_ secara langsung seperti ini perlu dilakukan.
Sesuai konsep yang diusung, yakni Business to Business (B to B), pihaknya mempertemukan langsung 15 sellers (penjual) dari pelaku usaha pariwisata Denpasar dengan 90 buyers dari kalangan TA/TO dan Corporate Jakarta. Dari kegiatan tersebut kedua belah pihak diharapkan akan mendapatkan kesepakatan transaksi untuk kerjasama bisnis.
Kepala Dinas Pariwisata Denpasar mengajak masyarakat Jakarta menjadikan Ibu Kota Provinsi Bali itu sebagai destinasi utama saat berkunjung ke Pulau Bali, sesuai dengan tema Table Top 2025 "Bangga Berwisata di Kota Denpasar".
Ia mengungkapkan, Denpasar memiliki kekayaan destinasi yang beragam, mulai dari wisata alam di kawasan Pantai Sanur, wisata nuansa pedesaan tersebar di enam desa wisata, hingga wisata perkotaan melalui Denpasar Heritage City Tour yang menampilkan harmoni antara budaya, sejarah dan kehidupan modern.
"Rasanya kurang lengkap berwisata ke Bali tanpa mengunjungi Kota Denpasar khususnya lagi Sanur yang dikenal sebagai destinasi unggulan," jelasnya. Kami ingin Denpasar menjadi hub pariwisata dan ekraf di Bali. Istilahnya, stay in Denpasar, explore Bali more," imbuhnya.
"Sanur is The Morning of The World". Ungkapan yang populer itu menyiratkan pesan bahwa, untuk menikmati pagi dunia, datanglah ke Sanur. Di Sanur, wisatawan disambut kehangatan masyarakat, keindahan panorama pantai, kuliner, fasilitas memadai, hingga berbagai atraksi budaya di darat dan laut.










