Supriatna UMKM Merupakan Pilar Pemulihan Ekonomi Buleleng

IMG_7095
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menghadiri Peringatan HUT ke 3 Suka Duka UMKM Aluh

BULELENG-fajarbali.com | Tiga tahun perjalanan Komunitas Suka Duka Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Aluh Buleleng menjadi bukti nyata ketangguhan ekonomi kerakyatan. Wakil Bupati (Wabup) Buleleng Gede Supriatna secara khusus menegaskan peran strategis UMKM sebagai solusi permanen menghadapi dampak krisis ekonomi di Kabupaten Buleleng. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan HUT ke 3 Suka Duka UMKM Aluh di Kedai Panji, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, beberapa hari yang lalu.

Acara yang dihadiri puluhan pelaku usaha ini merefleksikan transformasi UMKM dari sektor marginal menjadi lokomotif ekonomi baru. Supriatna mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap gelombang masyarakat Buleleng yang beralih ke usaha mikro pasca krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19. Fenomena ini menunjukkan ketahanan wirausaha lokal yang didukung pendampingan intensif dari Dinas.

Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop UKM) Buleleng.“Integrasi juga dilakukan pada  tiga sektor unggulan yaitu pertanian, pariwisata, dan UMKM. Hal ini sebagai poros utama strategi pemulihan ekonomi di Kabupaten Buleleng,” ucap Supriatna.

Supriatna menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng konsisten membuka ruang partisipasi melalui berbagai kesempatan. Seperti keikutsertaan dalam hari bebas kendaraan yang digelar setiap hari Minggu. Begitu juga dengan festival-festival daerah. Jadi, tidak hanya membuka akses pemasaran, tapi juga komitmen untuk membangun ekosistem usaha berkelanjutan.“Kami juga mempunyai rencana strategis untuk penyediaan tempat permanen di jantung Kota Singaraja yang akan berfungsi sebagai etalase bergilir produk UMKM sekaligus pusat inovasi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top