BULELENG-fajarbali.com | Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) secara simbolis kepada sepuluh warga Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Kabupaten Buleleng mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Bali sebagai bentuk dukungan program pemerintah pusat yakni Program Tiga Juta Rumah.
Bantuan ini merupakan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dengan TNI dan PT. Lion Air dimana Buleleng khususnya Desa Tajun mendapatkan sepuluh bantuan perbaikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gede Supriatna di Kantor Perbekel Tajun, Rabu (14/1).
Disela-sela kegiatan, Wabup Supriatna mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, TNI, dan PT.Lion Air atas kepedulian sosialnya. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan dunia usaha inilah yang diharapkan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Wabup Supriatna menyampaikan, bahwa program serupa juga sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng setiap tahunnya dan akan terus berlanjut.
”Tahun 2026 kita rencanakan perbaikan RTLH sebanyak 421 unit tersebar di seluruh Buleleng dengan anggaran yang bersumber dari APBD,”ujarnya.
Pangdam iX/Udayana Piek Budyakto mengatakan program ini tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap rumah yang telah diperbaiki ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan gairah untuk hidup sehat, bersemangat, dan beribadah dengan baik.
”Harapannya masyarakat dapat memelihara rumah dengan baik sehingga mereka dapat bernaung lebih lama,”terangnya.
Setelah penyerahan, Wakil Bupati Gede Supriatna didampingi Pangdam IX/Udaya Piek Budyakto, Danrem 163/Wirasatya Bali Ida Dewa Agung Hadisaputra, Dandim 1609/Buleleng, Kapolres Buleleng, serta undangan lainnya berkesempatan meninjau kondisi rumah milik Komang Muliarta yang merupakan salah satu warga mendapatkan bantuan RTLH di Kabupaten Buleleng. @gus










