SMK Pandawa Bali Global Jadi Role Model SMK Siap Kerja oleh Pemkab Badung

Pandawa 1-c3ddbd5c

Tahun ini, Dispernaker Badung menggratis 500 sertifikat untuk kerja. HIPMI Badung membuat e-commerce dengan nama mahaputra.id guna menampung IKM (Industri Kecil dan Menengah) Badung. Sedangkan LPK bertugas melatih tenaga kerja sesuai profesinya, kemudian akan diuji oleh LSP.

“Badung saat ini mengalami bencana tenaga kerja. Jika ingin ke luar negeri tanpa sertifikat tidak diterima. Makanya kita dikalahkan oleh Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja, karena kita sertifikasinya lemah. Nah undang-undang mewajibkan sertifikasi. Solusi kami tentu LSP. Siap kerja tanpa adanya sertifikasi no way,” tegas Eka Merthawan.

“Biaya sertifikasi profesi itu mahal, sekitar Rp 600 ribu, jadi untuk 500 sertifikat tadi anggaran dari APBN langsung dikirim ke BNSP. Tahun ini, untuk SMK Pandawa Bali Global kami berikan qouta 60 orang sertifikasi gratis,” ujar Eka Merthawan. 

 

Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, yang menaungi STIKOM Bali Group termasuk SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Prof. Dr. I Made Bandem, MA  mengapresiasi sedalam-dalamnya langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Badung dan Kepala Dispernaker  Badung ini. 

“Umurnya (masa kerja) belum 100 hari, tapi langkahnya sangat tegas dan cepat dimulai dari SMK Pandawa Bali Global Abiansemal. Sampaikan salam kami kepada Bapak Bupati I Nyoman Giri Prasta atas usaha dan kerjasamanya dengan ITB  STIKOM Bali, dengan SMK Pandawa Bali Global Abiansemal yang kita miliki. Kerja yang dimulai kelihatannya kecil, tapi dampaknya pasti besar,” kata Prof. Made Bandem.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top