Singaraja Open Taekwondo Championship 2026, TI Buleleng Jaring Bibit Atlet dan Persiapkan Tim Porprov

tkd
Pertandingan Taekwondo

BULELENG-fajarbali.com | Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Buleleng resmi menggelar kejuaraan Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 di GOR Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja, Sabtu (12/9/2026). Ajang ini diikuti oleh sebanyak 435 atlet taekwondo dari berbagai wilayah di Bali.

Ketua Pengkab TI Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya turnamen terbuka ini. Menurutnya, kejuaraan kali ini menjadi momentum penting mengingat Buleleng telah vakum menyelenggarakan kejuaraan serupa selama kurang lebih enam tahun.

"Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini, atlet-atlet Taekwondo Buleleng bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, terlebih dalam menghadapi Porprov 2027 mendatang," ujar Surya Bharata usai membuka acara secara langsung.

Ia menambahkan, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai ajang try out sekaligus pembinaan berjenjang melalui sistem klasifikasi atau layering atlet. Langkah ini dilakukan untuk membentuk tim bayangan sekaligus menjaring atlet potensial yang diproyeksikan mengisi kuota kontingen Buleleng di ajang Porjar maupun Porprov 2027.

"Pada Porprov mendatang, target kami minimal dua medali emas. Jadi turnamen ini bisa sebagai sarana interaksi sekaligus silaturahmi antar-atlet se-Bali untuk saling berbagi pengalaman bertanding," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Putu Sadnyana menjelaskan kejuaraan yang berlangsung selama dua hari yakni 12–13 September 2026 ini mempertandingkan dua kategori yakni untuk kategori Kyorugi diikuti 403 atlet dan kategori Poomsae diikuti 32 atlet.

Lalu kelompok usia yang dipertandingkan meliputi Super Pra-Cadet, Pra-Cadet, Cadet, Junior, hingga Senior, baik kelas Pemula maupun Prestasi. Adapun total 435 peserta berasal dari seluruh kabupaten kota di Bali diantaranya Denpasar, Badung, Bangli, Gianyar, Jembrana, dan Buleleng.

"Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai wadah uji tanding untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mengukur hasil pembinaan di masing-masing dojang. Sebagai tuan rumah untuk Buleleng diperkuat oleh 93 atlet. Kedepannya, kami merencanakan untuk membuka kejuaraan ini hingga tingkat nasional," tandasnya. @gus

BACA JUGA:  Peringati HDI Buleleng Salurkan Berbagai Bantuan Kepada Disabilitas

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top