Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kementerian Pariwisata, Andar Danova L. Goeltom, sangat mengapresiasi kehadiran Creators Lab. "Di era digital, platform teknologi punya peran penting dalam hal promosi pariwisata lokal dan produk unggulan lokal," katanya seraya menegaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah potensial di Indonesia.
Senada dengan itu, Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja, berharap program Creators Lab dapat melahirkan kreator muda yang terampil dan memahami potensi ekonomi digital, khususnya di Pulau Bali. Program ini dianggap sejalan dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, mendorong inovasi, peningkatan keterampilan, dan penciptaan peluang usaha di era digital.
Salah satu peserta, Nur Eliza Anggraini, mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Sebagai kreator, kita bukan hanya bisa berekspresi dan menunjukkan kreativitas lewat konten video, tapi juga bisa memberikan dampak positif bagi banyak orang," tuturnya.
Pelatihan ini telah memperdalam pemahaman mereka tentang prinsip afiliasi, pentingnya personal branding, dan kualitas konten di TikTok, yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan pariwisata dan UMKM di Bali melalui TikTok Shop. Selain fokus pada kreasi konten dan pemasaran, program ini juga menekankan pentingnya #BelanjaAman.
Peserta diajarkan cara merekomendasikan produk dan penjual tepercaya, seperti memilih penjual berstatus ‘Power Shop’ atau ‘Mall’, mempelajari ulasan pembeli untuk memastikan kualitas produk, serta memahami pentingnya izin edar untuk produk tertentu seperti obat dan makanan. Setelah sukses di Palembang, Makassar, Lombok, dan Bali, Creators Lab akan melanjutkan perjalanannya ke kota Medan dan Bandung, terus menebarkan dampak positif bagi ekonomi kreatif Indonesia. (M-001)










