Pembinaan Desa Sejahtera Astra Gedepangrango telah dilakukan sejak tahun 2021. Sejak Juni 2025, Astra secara berkelanjutan memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader, intervensi gizi, penguatan Posyandu ILP, serta kunjungan rumah oleh kader.
“Desa Sejahtera Astra tidak hanya berkontribusi untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang bagi Astra untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat dan keluarga dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang.
Pada tahap awal pengembangan program ini, sebanyak 55 kader Desa Sejahtera Astra Pangrango telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu bidang kesehatan. Seluruh kader dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi sebagai kader di tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI.
Selanjutnya, per September 2025 penguatan layanan kesehatan primer telah diwujudkan melalui implementasi Posyandu ILP. Implementasi ini mendorong peningkatan jumlah kunjungan Posyandu, dari 706 kunjungan sebelum implementasi menjadi 795 kunjungan setelah implementasi, atau meningkat 13%. Kunjungan didominasi oleh kelompok remaja sebesar 68%, dewasa dan lansia sebesar 90%, yang menunjukkan makin luasnya pemanfaatan layanan Posyandu oleh masyarakat lintas kelompok usia.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pendampingan di tingkat keluarga, selama April hingga Juni 2026, sebanyak 55 kader melakukan kunjungan rumah rutin dan telah menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga. Kunjungan rumah oleh kader akan terus dilaksanakan hingga Maret 2027 dengan dukungan program CSR. Secara keseluruhan, rangkaian program tersebut menunjukkan upaya Astra dalam memperkuat kapasitas kader dan layanan kesehatan primer sekaligus memperluas akses pendampingan hingga tingkat keluarga.










