Sinergi Astra dan BKKBN, Kolaborasi Nyata Tekan Angka Stunting di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango

Foto-3
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka melakukan peletakan batu bata dalam pembangunan jamban di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/10). Pembangunan jamban ini merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat sebagai salah satu langkah pencegahan stunting. (Astra)

Rangkaian kunjungan diawali dengan serah terima bantuan intervensi gizi berupa pemberian Bantuan Nutrisi kepada Keluarga Risiko Stunting, seperti makanan siap santap atau bahan pangan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Selain itu, diberikan juga Bantuan Non-Nutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih dan rumah layak huni serta Bantuan Edukasi terkait upaya pencegahan stunting, pendampingan ibu hamil dan pengasuhan balita hingga pemberdayaan ekonomi kepada penerima manfaat, sekaligus penyematan pin kepada para kader pendamping keluarga.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan yang diberikan dengan pendekatan Siklus Hidup serta bertemu penerima bantuan intervensi gizi sebelumnya. Kunjungan dilanjutkan dengan mendatangi dua rumah keluarga sasaran program GENTING di sekitar Posyandu ILP Sawo.

Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu potensi wisata berbasis alam yang merupakan salah satu potensi unggulan di Desa Sejahtera Astra Gedepangrango. Di sini rombongan Wamen Isyana melihat secara langsung pembuatan gula aren dan kerajinan tangan berupa anyaman yang juga menjadi bagian dari pengembangan kewirausahaan masyarakat.

Kolaborasi Bersama Pemerintah
Desa Sejahtera Astra merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan dan penguatan desa dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program ini tersebar di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi serta telah menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat.​

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top