Setiap $1 Investasi KB Beri Manfaat Kesehatan dan Sosial-Ekonomi Sebesar $120

IMG-20250923-WA0003
Menteri Wihaji memberikan keterangan pers usai Diskusi Pakar bertajuk, “Investasi Pembangunan Manusia untuk Indonesia Emas 2045: Memastikan Komitmen Kebijakan dan Pembiayaan Keluarga Berencana Berkelanjutan”.

DENPASAR-fajarbali.com | Investasi Keluarga Berencana (KB) merupakan intervensi yang sangat efektif dan efisien dari sisi anggaran, dengan Rasio manfaat-biaya sebesar $120. Ini berarti setiap $1 investasi KB akan memberikan manfaat kesehatan dan sosial-ekonomi bagi masyarakat sebesar $120.

Hal itu ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, mengutip dari The Copenhagen Consensus Center melalui Jurnal “Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now, January 10, 2018”, dan ICFP (International Conference Family Planning) 2018, serta Jurnal “Economist 24 January 2025.

Data tersebut dikemukakan Menteri Wihaji di depan peserta Diskusi Pakar bertajuk, “Investasi Pembangunan Manusia untuk Indonesia Emas 2045: Memastikan Komitmen Kebijakan dan Pembiayaan Keluarga Berencana Berkelanjutan”. Acara berlangsung secara daring dan luring di Gedung University Training Centre (UTC) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Senin (22/09/2025).

Kegiatan ini digelar dalam menyongsong Hari Kontrasepsi Sedunia 2025, dan untuk itu Menteri Wihaji menggarisbawahi bahwa melalui program KB pemerintah telah berhasil melakukan berbagai penghematan biaya hidup. Di antaranya dalam membesarkan anak, biaya perawatan kesehatan. Termasuk peningkatan pendidikan, partisipasi kerja, dan produktivitas perempuan, serta peningkatan kualitas penduduk usia produktif.

"Presiden telah menyampaikan kepada saya bahwa program KB itu penting. Anggaran sudah ada walau tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Namun akan kita manfaatkan semaksimal mungkin dengan strategi yang tepat," ungkap Menteri Wihaji.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top