Sementara Ketua Listibiya Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Artawan menerangkan, lomba gong kebyar digelar dalam tiga kategori yaitu dewasa, wanita dan anak-anak. “Hari ini dimulai dengan lomba anak-anak. Ini merupakan rangkaian Festival Seni Budaya Kabupaten Badung yang juga dikaitkan dengan HUT ke-14 Mangupura,” terangnya.
Menurutnya, masing-masing kecamatan mengirim tiga duta gong kebyar yakni dewasa, anak-anak dan wanita. Untuk pemilihan peserta diserahkan kepada pihak kecamatan. “Bapak camat beserta Listibiya Kecamatan menunjuk sekeha yang berasal dari satu wilayah desa. Tujuannya adalah pembinaan, pembibitan, dan penggenerasian daripada seniman,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, lomba gong kebyar ini merupakan pagelaran besar jadi dibuat konsep mebarung antar kecamatan. Untuk kriteria penilaian terdiri atas banyak unsur sesuai yang diberikan seperti dari segi gending, keharmonisan, keutuhan, kekompakan, kualitas, teknik dan lain-lain termasuk tata busana. Selain itu, satu gong kebyar ini diwajibkan membawakan dua materi. “Dewan juri disiapkan dari unsur Dinas Kebudayaan, unsur Listibiya, dan juga dari unsur seniman. Dewan juri akan menentukan siapa yang terbaik,” jelasnya.W-004










