Darmaputra mengaku, untuk sekarang pun banyak pengusaha yang sudah mulai menjual barang yang dimiliki dalam upaya bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menutupi biaya operasional. Selain itu juga melakukan efisiensi termasuk efisiensi karyawan.
"Apabila pandemi ini belum bisa teratasi dengan baik, maka setelah Juni yaitu Juli dan September akan semakin banyak bidang usaha yang terdampak. Sektornya pun tidak lagi bidang pariwisata tapi sudah mulai berimbas ke semua sektor," katanya.
Darmaputra menambahkan, pengusaha yang berinvestasi tahun ini untuk mengembangkan usaha tentu sangat merasakan dampak yang berat. Karena mereka harus membayar cicilan, sementara wabah Covid-19 telah membuat perekonomian lesu di segala lini, termasuk usahanya. "Jika tahun ini pengusaha tersebut sedang berinvestasi atau menyimpan uang, maka untuk operasional bisnisnya saat ini bisa bertahan," ungkapnya. (dar).










