Sembilan Pelukis Muda Badung Ramaikan Wimbakara Seni Lukis Wayang Klasik Bali PKB 2026

1000667012
Peserta lukis Wayang Klasik Duta Kabupaten Badung

 

Ia menambahkan, Kabupaten Badung secara resmi hanya mengirim dua peserta sesuai kuota yang diberikan panitia PKB. Adapun tujuh peserta lainnya mengikuti lomba melalui kategori umum sehingga tidak termasuk dalam program pembinaan yang difasilitasi Dinas Kebudayaan.

 

“Kami memberikan dukungan dari sisi anggaran, sedangkan proses pembinaan dan pendampingan dilakukan oleh sanggar,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, dewan juri yang terdiri dari Made Yasana, Ni Made Rinu, dan Made Bendi Yudha juga memaparkan sejumlah ketentuan lomba. Wimbakara Seni Lukis Wayang Klasik Bali terbuka bagi peserta putra maupun putri berusia 13 hingga 18 tahun dengan jumlah peserta maksimal 100 orang.

 

Seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana adat Bali madya selama perlombaan. Karya yang dihasilkan harus mengacu pada pakem seni lukis wayang klasik Bali bergaya Kamasan dan tetap relevan dengan tema PKB 2026.

 

Peserta diberikan waktu selama 180 menit untuk menyelesaikan karya di atas kertas ukuran A3 yang disediakan panitia. Sementara perlengkapan menggambar dan mewarnai dipersiapkan masing-masing peserta. Panitia juga melarang peserta membawa contoh gambar selama perlombaan berlangsung.

 

Aspek penilaian meliputi gagasan dan kreativitas, teknik pengerjaan, serta kesesuaian tema dan keutuhan karya. Dewan juri menegaskan bahwa kreativitas peserta tetap harus berpijak pada pakem dasar seni wayang klasik Bali.

 

“Pakem tokoh wayang tidak boleh diubah. Jangan sampai atribut tokoh Bima diganti menjadi atribut Kresna. Yang dapat dikembangkan adalah unsur estetika dan kreativitas visual tanpa menghilangkan karakter dasar tokohnya,” ujar Made Yasana.W-004

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top