Sekolah Masih Terendam Banjir, Siswa Lakukan Pembelajaran Daring

buku
Buku perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Banjar yang rusak akibat terendam oleh lumpur

BULELENG-fajarbali.com | Pasca bencana yang melanda Desa Banjar, Kecamatan Banjar membuat sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Banjar ikut terendam banjir bahkan hingga kini sekolah yang ada di Dusun Melanting, Desa Banjar, Kecamatan Banjar itu belum bisa menjalankan proses belajar mengajar lantaran lima ruangan yang ada di Lokasi bawah yakni ruang kelas empat, lima, enam serta ruangan perpustakaan dan ruang penjaga sekolah masih terendam oleh lumpur yang dibawa banjir bandang yang menerjang pada Jumat 6 Maret 2026 silam.

Kini para siswa yang ruangannya terendam lumpur harus menjalani pembelajaran secara daring dan luring. Serta pihak pemerintah daerah kini focus dengan penanganan pembersihan terhadap lumpur yang kini menggenangi lima ruangan sekolah hingga halaman sekolah sehingga proses belajar mengajar secepatnya bisa terlaksana.

“Dari peristiwa itu, para siswa kelas empat, lima dan enam melakukan pembelajaran secara luring sedangkan para siswa kelas satu, dua dan tiga melakukan pembelajaran secara daring. Meskipun dengan adanya peristiwa itu dimana para siswa yang ada di kelas enam sudah melakukan Tes Kemampuan Akademi (TKA) dengan baik dan baru selesai,”tutur Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bratha saat dikonfirmasi di SD N 5 Banjar, Rabu (11/3/2026) pagi.

Dikonfirmasi terkait semua buku perpustakaan yang mengalami kerusakan akibat terendam oleh banjir? Bratha menuturkan sementara pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terdekat agar bisa menggunakan buku perpustakaan berdua sembari akan dilakukan pengadaan buku oleh pihak sekolah SDN 5 Banjar menggunakan dana BOS.

“Kalau masalah itu tentunya kami akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan pihak sekolah terdekat agar buku yang ada di perpustaan dapat dipakai berdua sembari menunggu pihak sekolah nantinya melakukan pengadaan buku dengan menggunakan dana BOS,”terang Bratha lagi.

BACA JUGA:  DPC PDI P Buleleng Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di Bali

Lebih jauh kata dia untuk jangka Panjang terhadap sekolah tersebut dirinya mengakui telah melakukan beberapa kajian seperti Regrouping sekolah, penggunaan sekolah bersama serta melakukan revitalisasi terhadap sekolah mengingat kondise sekolah yang sangat berdampak dengan terjadinya bencana.

“Setelah kejadian ini kita telah melakukan terhadap beberapa kajian. Mengingat sekolah ini sangat berdampak sehingga hal itu perlu dilakukan lantai terhadap sekolah ini atau yang lain. Mengingat setiap terjadi banjir sekolah SD N 5 Banjar selelu terdampak sehingga perlu dilakukan kajian untuk jangka Panjang,”imbuhnya. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top