Agek berani sesumbar karena memiliki jaringan luas berbagi kalangan. Tidak kurang dari 100 industri telah digandeng oleh SMKS Teknas, sehingga selama ini lulusannya tidak pernah ada yang sampai menganggur.
Berkat relasi yang luas pula, SMKS Teknas memiliki program orangtua asuh yang siap menanggung biaya pendidikan peserta didik. Setiap tahun, 50 persen peserta didik baru ditanggung oleh relasinya hingga lulus.
Langkah itu, menurutnya murni didorong oleh rasa gotong royong untuk memajukan sumber daya manusia tanpa melihat latar belakang kepercayaan, suku atau golongan.
Bahkan, beberapa orangtua asuh atau donatur tidak pernah bertemu dengan anak yang dibiayainya. "Tiap bulan mereka transfer rutin," ujar Agek.
Gebrakan lain yang dilakukan wanita yang dinobatkan sebagai Tokoh Kartini Indonesia tahun 2024 ini adalah program magang ke Jepang. Dia menyasar peserta didik kelas XI untuk berangkat.
Apabila ada yang berminat, kuota satu orang dia sanggup menanggung biaya pemberangkatan. Dan jika lebih dari satu orang, setengah dia menanggung separuh biayanya. SMKS Teknas masih membuka pendaftaran hingga Juli 2024 mendatang untuk tahun ajaran 2024/2025.










