Sekaa Gong Wira Agra Kusuma GKD Duta Badung Tampilkan Sejarah Desa Blahkiuh

1000330999

 

Sedangkan Tari Kreasi Kekebyaran "Kakundur" termanifestasi dari permata gemilang yang memancar dari semesta budaya Desa 

Blahkiuh. Sebuah karya tari kreasi kekebyaran yang lahir dari nafas jiwa leluhur yang 

terinspirasi oleh keagungan Hyang Ratu Panji berstana megah di Pura Luhur Giri 

Kusuma. 

 

Di dalamnya terformulasi kekuatan Cak Desa Blahkiuh dengan vokabuler gerak yang 

khas dan energi yang membalut tarian ini, menyiratkan nyanyian semesta yang 

bergetar dari nadi tradisi. 

 

Setiap alunan irama dan hentakan cak mengangkat martabat Desa Blahkiuh sebagai benteng spiritual yang terus bersinar di antara denyut zaman. “KAKUNDUR bukan sekadar sebuah tari kreasi, tetapi pusaka gerak yang menari 

dalam gema waktu, menggetarkan bumi dengan irama cak yang terpatri abadi dalam Semesta Jagat Kertih," jelasnya. 

 

Sementara fragmentari "Sabda Prawara" sebagai penampilan pamungkas menggambarkan dibalik gemerlap kejayaan dan harum mahkota, menyala bara yang tak kasat mata. Bara dari hasrat, luka yang bisu, dan ambisi yang menjerat. Ketika cinta bersimpuh pada altar politik, bukan restu yang datang, melainkan petaka bertuah. “Ndi rug Singasari, rug Ayunan, Ndi rug Ayunan, Rug Singasari.” 

 

Sabda yang lahir dari bayang-bayang kekuasaan itu tak sekadar gema, melainkan gelegar yang menggetarkan langit batin dan meruntuhkan dinding keyakinan. Sabda Prawara adalah kisah tentang jiwa yang diuji di persimpangan, ketika Dharma menjadi pelita dalam gulita, dan spiritualitas menjelma menjadi senjata dalam perang batin.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top