Sekaa Gong Wira Agra Kusuma GKD Duta Badung Tampilkan Sejarah Desa Blahkiuh

1000330999
Sekaa Gong Wira Agra Kusuma Desa Blahkiuh di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Sabtu (11/7) malam.

 

MANGUPURA-Fajarbali.com.| Sekaa Gong Wira Agra Kusuma tampilkan sejarah Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal di Pesta Kesenian Bali ke-47 tahun 2025 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Sabtu (11/7) malam.

 

Duta Kabupaten Badung tersebut mebarung dengan Sekaa Gong Duta Kabupaten Buleleng. Ribuan penonton pun dibuat terkagum dengan penampilan para seniman muda itu pada Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa (GKD).

Konseptor, I Gusti Made Darma Putra menyatakan, Sekaa Gong Wira Agra Kusuma membawakan tiga buah garapan. Yakni Tabuh Nem Lelambatan Periring Kreasi, Tari Kreasi Kebyaran dan Fragmentari. "Ketiga garapan ini memang terinspirasi dari Sejarah Desa Blahkiuh. Yaitu mulai dari sejarah Singasari sebagai cikal bakal Desa Blahkiuh. Kemudian adanya keberadaan Pura Luhur Giri Kusuma dengan berbagai taksunya. Kemudian adanya Tari Kecak Blahkiuh," ujarnya.

 

Darma Putra menjelaskan, Tabuh Nem Lelambatan Periring Kreasi "Giri Kusuma" sebagai penampilan pembuka menggambarkan ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta atas Anugerah yang telah diberikan terhadap kehidupan serta keberlangsungan semesta ini. 

 

Segala bentuk kemudahan telah dicapai dalam meniti sebuah harapan. Giri Kusuma adalah merupakan Spirit Lokal Religius menuju tata tentram kerta raharja. "Tabuh ini sebagai bentuk refleksi sebuah euphoria akan pencapaian hal tersebut, dituangkan lewat alunan melodi dengan ornamentasi pola ritme dalam sebuah pola garap Tabuh Nem Lelambatan Periring Kreasi," katanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top