Warga yang datang ke rumah sakit, membawa rujukan dari rumah sakit nampak kebingungan. “Saya sudah datang ke IGD, karena dinilai tidak amerhensi saya diharapkan ke rumah sakit suasta. Saya juga tak mau dirawat di IGD, karena pasien positif covid juga banyak dirawat disana,” jelas warga ini.
Bupati Gianyar menyebutkan pihaknya masih melakukan kajian dan meminta masukan kepada direksi menganai nakes yang terpapar covid 19. Sedangkan sampai siang kemarin, tercatat 8 nakes yang terpapar. “Kita masih pertimbangkan unit pelayanan apa yang akan ditutup lagi,” terangnya Bupati Mahayastra singkat.(gds).










