Sikap patuh ini kata Kembang, akan sangat membantu pemerintah serta jajaran tim medis penanganan covid untuk menghentikan penyebaran virus di Jembrana. "Saya sangat berbangga atas kesembuhan ini. Kita juga bisa ikut berperan membantu mereka menangani covid-19. Karena meskipun tim medis kita mampu menyembuhkan, tapi kalau penambahan pasien positif terus bertambah, tentu akan kewalahan. Baik itu tenaga maupun daya tampung ruang isolasi. Karena itu lebih baik kita mencegah, agar penambahan bisa dikurangi," ujarnya.
Sementara terkait antisipasi kedatangan Pekerja Migran Indonesi (PMI) asal Jembrana , Wabup Kembang juga menyampaikan pemerintah daerah sudah melakukan langkah-langkah penanganan. Untuk kloter I dan II , sudah ditempatkan karantina di Hotel Jimbarwana dan kini sudah tertampung sebanyak 54 orang.
Mereka akan menjalani proses isolasi selama 14 hari kedepan , sesuai kebijakan Gubernur Bali, daerah melakukan karantina terhadap PMI yang baru datang dengan kondisi kesehatan negatif hasil rapid test.
" Untuk kloter berikutnya kita masih melakukan penjajakan dengan beberapa pemilik hotel di Jembrana. Satu hotel sudah menyatakan kesanggupannya , yakni Hotel Ratu di Kecamatan Jembrana. Kami apresiasi atas kesanggupannya karena sudah membantu pemerintah daerah," paparnya.
Sementara pasien yang sembuh mengucapkan rasa terimakasih atas pelayanan tim medis Jembrana. Ia mengaku kondisi kesehatannya terus dipantau selama 24 jam .
Selama menjalani perawatan untuk mempercepat kesembuhan diberikan vitamin dan obat-obatan.










