Terkait ketersedian vaksin, Dinas Kesehatan Bangli saat ini memiliki 2.000 dosis untuk Astra Zeneca. Dan, itu cukup untuk memenuhi 4.000 sasaran. Sedangkan Moderna sebanyak 130 dosis, cukup untuk 260 sasaran. Untuk mempercepat vaksinasi booster bagi yang telah memenuhi syarat, dipastikan kegiatan tersebut akan terus berlanjut dengan koordinasi ke puskesmas-puskesmas. “Vaksin booster ini bertujuan untuk memperkuat kekebalan tubuh dari varian-varian virus covid, dan memutus rantai penyebaran covid-19,” jelasnya.
Selain akan menggencarkan vaksinasi booster bagi lansia, Dinas Kesehatan Bangli juga kini masih melaksanakan vaksinasi dosis II untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak tanggal 12 Januari, dan ditarget hingga 27 Januari. Disampaikan, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun. “Untuk dosis I, realisasi vaksinasi anak sudah mencapai 99 persen,” ujarnya.
Secara terpisah Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa juga mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Boster tidak bisa dilakukan secepat vaksinasi sebelumnya. Sebab, kata dia, memerlukan proses sesuai aturan dimana warga yang bisa menerima vaksinasi, adalah warga yang telah melakukan vaksinasi dua kali dan berjarak telah lebih dari enam bulan. “Tim yang melakukan vaksinasi booster, adalah tim vaksinasi sebelumnya. Tidak ada pembentukan tim khusus,” tegasnya singkat. (ard)










