Direktur Operasional Dipta Komunikasi, Arthur Indra Wibawa menjelaskan, selain pertunjukan musik, penonton GWK Bali Countdown 2025 akan disuguhkan penampilan fashion show dari para finalis Miss Universe Asia 2025. Berkolaborasi dengan DJ dan De EX band, para finalis Miss Universe Asia 2025 akan membawakan karya fashion terbaik dari para desainer. Puncak malam pergantian tahun akan dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api yang super istimewa yang telah menjadi ikon dalam setiap gelaran GWK Bali Countdown dan menjadi salah satu pertunjukan kembang api tahun baru terbesar di Bali.
“Dengan durasi kembang api 5-7 menit, penonton akan disuguhkan atraksi pertunjukan kembang api beraneka ragam dengan latar Patung GWK yang megah. Meriahnya pertunjukan kembang api di malam pergantian tahun ini akan diiringi penampilan Not So Koplo. Dengan persiapan matang dan hiburan yang menarik ini, kami menargetkan kunjungan antara 10.000 hingga 15.000 orang. Acara ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” ucapnya.
Arthur mengatakan jika dirinya optimistis tingkat kunjungan akan tinggi meskipun cuaca saat ini sering hujan. “Kami yakin event ini akan tetap ramai pengunjung. Antusiasme masyarakat untuk GWK Bali Countdown 2025 sangat besar,” yakinnya.
Direktur EO Anak Serdadu Inovatif Kreatif (ASIK), Tonny Kushartanto, menekankan pentingnya kolaborasi dengan EO lokal. Momentum ini kata dia, menjadi awal agar EO nasional bisa menggandeng EO lokal dalam menyelenggarakan event di Bali. Dengan demikian, pelaku lokal tidak akan tertinggal.










