DENPASAR-fajarbali.com | InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menerima penghargaan bergengsi sebagai Role Model Pengelolaan Pariwisata Hijau dari Tribun Bali. Penghargaan yang diserahkan di Dharma Negara Alaya Lumintang, Jumat (29/5), menjadi bukti nyata atas komitmen dan konsistensi ITDC dalam mengimplementasikan praktik green tourism pada tiga kawasan utama yang mereka kelola, yaitu The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pengelolaan destinasi wisata. Melalui pendekatan yang seimbang antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, ITDC dinilai sukses menciptakan ekosistem pariwisata yang bertanggung jawab. Langkah strategis ini juga dirancang untuk mendukung penuh target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060 mendatang.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa penerapan pariwisata hijau kini bukan lagi sekadar pelengkap atau pilihan operasional, melainkan sebuah kebutuhan strategis nasional. Menurutnya, pembangunan kawasan pariwisata modern harus mampu menjaga harmoni antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat lokal. “Hal inilah yang menjadi fondasi utama ITDC dalam menjaga daya saing global dan memastikan keberlanjutan destinasi di masa depan,”ujarnya.
Di kawasan The Nusa Dua, Bali, praktik ramah lingkungan diwujudkan melalui penguatan sistem utilitas terpadu untuk efisiensi sumber daya. Kawasan ini telah memanfaatkan teknologi canggih seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), reclaim water, sistem pengolahan air limbah mandiri, hingga distribusi Liquefied Natural Gas (LNG). Keunggulan ekologis ini disempurnakan oleh pengelolaan sampah terpadu dan fasilitas composting yang dijalankan oleh Strategic Business Unit (SBU) The Nusa Dua.










