BULELENG-fajarbali.com | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan percepatan penurunan kemiskinan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buleleng Tahun 2027. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 yang digelar secara daring dan luring di Ruang BCC Dinas Kominfosanti, Selasa (10/2/2026).
RKPD 2027 merupakan rencana pembangunan tahunan yang menjadi penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Buleleng Tahun 2025–2029. Forum konsultasi publik ini dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 yang mengharuskan pemerintah daerah melibatkan perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam penyusunan dokumen perencanaan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sutjidra menekankan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar tercipta keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan daerah.
Salah satu isu strategis yang mendapat perhatian serius adalah penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kabupaten Buleleng mengalami penurunan dari 5,39 persen pada 2024 menjadi 5,2 persen pada 2025. Meski menunjukkan tren positif, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa tantangan ke depan masih besar agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran hingga tahun 2027.










