Ribuan Anak TK.PAUD Ikuti Kirab Merah Putih, Momentum Tanamkan Semangat Nasionalisme Sejak Usia Dini

1000502019
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri sekaligus melepas Parade Kirab Merah Putih Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Minggu (23/8).

Eddy Mulya mengatakan, anak-anak saat ini merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa dan Kota Denpasar. Oleh karena itu, diperlukan peran bersama antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah untuk memberikan ruang tumbuh yang positif sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air.

“Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Harapannya, anak-anak Denpasar dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak baik, menghargai keberagaman, serta bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ujarnya.

Ketua Panitia Kegiatan, Ni Nyoman Puspitawati Yasa menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dalam menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, persatuan, kebersamaan, serta pola hidup sehat kepada anak-anak sejak usia dini.

Puspitawati menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 anak TK/PAUD se-Kota Denpasar bersama kepala sekolah, guru, dan para pendamping. Melalui kegiatan ini, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak usia dini, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam keberagaman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan demikian, kecintaan terhadap bangsa dan negara dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Puspitawati. (Car)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top