Apalagi, masalah air akan dibahas dalam World Water Forum (WWF) ke-10 pada 18 Mei 2024 di Nusa Dua Bali, sehingga penelitiannya ini dapat berkontribusi dalam forum internasional tersebut dan dengan ini Unwar secara tidak langsung berkontribusi dalam WWF ke-10 tersebut.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, MP., mengaku bersyukur karena dosen bergelar profesor terus bertambah di Unwar. Dengan demikian, maka kualitas Unwar akan semakin meningkat terutama dalam upaya meningkatkan reputasi lembaga dikancah nasional dan internasional.
Apalagi, pada tahun 2024 ini akan ada 2 orang Guru Besar akan lahir di Unwar, sehingga ini akan menjadi pemacu untuk mewujudkan visi misi dan tujuan Unwar, yaitu bermutu, berwawasan ekowisata dan berdaya saing tingkat Asia Tenggara tahun 2026 menuju go global 2034.
Diharapkan, dengan dikukuhnya Prof. Eryani sebagai Guru Besar akan menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk segera mencapai kualifikasi pendidikan tertingginya, yaitu sebagai seorang Guru Besar.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat atas dikukuhnyannya Prof. Eryani sebagai Guru Besar Tetap Unwar Bidang Ilmu Teknik Sipil. Pihaknya bangga karena Prof. Eryani merupakan Guru Besar Teknik Sipil satu-satunya di LLDikti Wilayah VIII.
Dengan bertambahnya Guru Besar di Unwar, diharapkan mampu memberikan vibrasi akademik yang baru untuk kemajuan lembaga. Prof. Eryani diharapkan mampu mengembangkan keilmuannya dan memberikan vibrasi kepada dosen lainnya untuk segera meraih gelar Guru Besar. (gde)










