Rehabilitasi Jalan Dencarik-Sidetapa Ditarget Rampung Desember

jlnn
Bupati Sutjidra dan Wakil Supriatna memantau jalan Dencarik -Sidatapa

Sutjidra menjelaskan, ruas Dencarik–Pedawa dipilih sebagai prioritas karena menghubungkan sejumlah desa sekaligus memiliki keterkaitan dengan kawasan wisata Lovina. Selain aspek konektivitas antarwilayah, jalur ini juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian dari desa-desa penghasil cengkeh di kawasan atas Buleleng.

"Jalur ini menghubungkan Cempaga, Sidatapa, kemudian Padangbulia dan Dencarik. Kawasan ini juga memiliki keterkaitan dengan kawasan Lovina," ungkapnya.

Secara keseluruhan, Pemkab Buleleng mengalokasikan anggaran sekitar Rp70 miliar untuk paket rehabilitasi dan pelebaran jalan tahun ini, yang tersebar di sembilan kecamatan, di antaranya Banjar, Seririt, Grokgak, dan wilayah perkotaan Singaraja. Bupati menambahkan, kemungkinan masih ada tambahan anggaran perubahan, namun akan difokuskan untuk pemeliharaan jalan berskala pendek seperti di Jalan Patimura, kawasan kota.

Selain proyek yang dikerjakan Pemkab, Sutjidra turut mengapresiasi swadaya masyarakat Sidatapa yang merelakan sebagian lahan dan pohon miliknya untuk pelebaran jalan di titik-titik tikungan rawan, tanpa meminta ganti rugi.

"Tidak ada pembebasan lahan, tidak ada ganti rugi untuk pohon-pohon yang ditebang. Murni dari kesukarelaan masyarakat, karena untuk keamanan mereka sendiri," jelas Sutjidra.

Pelebaran swadaya tersebut menambah lebar jalan hingga 2,5 meter di titik-titik tikungan tajam, sehingga total lebar jalan di lokasi itu menjadi 8 meter. Pemkab Buleleng berperan memfasilitasi proses pengerasan setelah usulan pelebaran diajukan oleh masyarakat desa setempat. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top