Rawat Tradisi, HARPI Melati Bakukan Enam Pakem Rias Pengantin Bali

B2B70142-7462-480E-BF1E-EEDDFB3DC006-0b00ec9b

KONFERENSI pers persiapan Rakernas X Harpi Melati, di Kubu Kopi, Denpasar, Sabtu (29/10/2022).

 

DENPASAR - Fajar Bali | Sebagai upaya merawat tradisi dan budaya warisan leluhur, Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati DPD Bali bakal membakukan enam rias pengantin, di antaranya, payas Ningrat Buleleng, Abra Gianyar, Agra Klungkung, Dirga Jembrana, Gora Bali dan Gede Karangasem.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Harpi Melati Bali Ni Wayan Sumerti Pande, Sabtu (29/10) di Denpasar, saat konferensi pers persiapan Rakernas X Harpi Melati di Bali yang bakal dihadiri oleh 32 DPD se Indonesia dan Pengurus Pusat (DPP) Harpi.

"Tujuan pembakuan enam rias pengantin ini untuk dilanjutkan demi melestarikan budaya kita. Jadi bisa untuk anak cucu kita dan tidak ketok palu sampai di sini saja, dia akan tetap berlanjut sampai kapan pun karena kalau pembakuan tidak bisa diganggu dan akan dilanjutkan ditingkat nasional dan internasional,” kata Sumerti.

Dalam rakernas, kata Sumerti, juga akan dilakukan Pagelaran delapan Tata Rias Pengantin Bali yang sudah dibakukan (ASTA NEGARA) dan Pagelaran 10 tata rias pengantin Se-Indonesia.

Menurut dia, setelah pembakuan nanti, akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Nantinya akan ada pembakuan, lokakarya dan sosialisasi yang akan dilakukan DPC untuk memperkenalkan pada masyarakat dan perias apa itu rias pakem Bali.

“Jadi kemarin sudah banyak dibahas. Kita berharap di Bali untuk penganten pakem kita menggunakan petitis mohon jangan dipakai untuk pakaian berhijab itu permintaan di Bali. Sudah mulai disosialisasikan kalau bukan pakai pakem yang baku silahkan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top