Ratusan Maba UNR Ikuti AKKI 2025, Nyalakan Api Perjuangan untuk Negeri

IMG-20250928-WA0013
INTERAKTIF-Para mahasiswa baru UNR antusias bertanya saat mendapatkan materi di hari kedua, Sabtu (29/9/2025), dari tiga nara sumber internal dan eksternal. 

"Jika setelah kuliah adik-adik mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, jangan ragu melaporkan. Identitas kami rahasiakan," imbuhnya. 

Sementara itu, Udi Prayudi berbagi wawasan tentang Kebhinekaan. Materi ini dinilai sangat penting karena mahasiswa merupakan kaum intelektual sebagai agen perubahan di segala lini kehidupan.

Terlebih kampus ini membawa nama besar Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai yang dikenal memiliki jiwa nasionalisme sangat tinggi, bahkan sampai mengorbankan jiwa raga bersama pasukannya demi membela negara. 

"'Rumah Kakek' adalah tempat berinteraksi seluruh pemuda Nusantara. Bangunannya dibangun dari batu dari seluruh penjuru negeri yang mengandung makna bahwa negara ini dibangun oleh keragaman suku, agama dan golongan," jelasnya.

Sementara itu, Misiyah mengupas tentang isu-isu penting terkait kesetaraan gender. Misiyah meluruskan bahwa gender bukanlah soal perbedaan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan).

Lebih dari itu, kesetaraan gender adalah kondisi di mana laki-laki dan perempuan, serta individu dengan identitas gender lainnya, memiliki akses yang sama terhadap hak, peluang, dan sumber daya tanpa diskriminasi berdasarkan gender mereka. 

Hal ini mencakup kesamaan dalam hak politik, ekonomi, sosial, dan budaya, serta kesempatan yang setara dalam partisipasi masyarakat dan menikmati hasil pembangunan, yang pada akhirnya memberdayakan semua individu untuk mencapai potensi penuh mereka.

Ia pun memuji pengelola UNR yang mana di antara 25 jabatan yang ada, 14 di antaranya diisi kaum perempuan. Maba UNR tahun ini didominasi fresh graduate. Mereka terbagi dalam lima program studi (sarjana) dari empat fakultas yang ada.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top